Profil dan Review Broker Binary Dot Com

Binary.Com atau Binary.Me adalah salah satu broker terpopuler di Dunia, di indonesia sendiri Binary.Com memiliki tempat yang istimewa di hati Para Trader Indonesia, Broker ini telah eksis sejak tahun 2000 dan memiliki banyak penghargaan.

Pembayaran melalui e-payment Sejak penggantian nama Beton Markets ke Binary.com, situs trading ini telah mengalami banyak kemajuan. Selain dilengkapi berbagai inovasi baru, broker ini juga menyesuaikan kondisinya untuk bisa ramah pemula.

Binary.Com mendorong kliennya untuk bertrading di binary options dengan lebih baik. Baik bagi pemula maupun trader profesional, Binary.com dapat dimanfaatkan untuk bertrading secara maksimal, karena selain ditampilkan dalam bentuk yang benar-benar simpel dan mudah dipahami, broker ini juga menyediakan berbagai fitur ekstra dan inovasi baru seperti chart dan indikator teknikal canggih yang dapat menunjang strategi trading binary options.

idak hanya dilengkapi dengan fitur-fitur broker binary options umum seperti pilihan instrumen, jumlah kapital, dan expiry time, binary.com juga memiliki dua keistimewaan yang tidak dapat ditemukan di broker binary options lainnya.

1. Tick Trades
Fitur ini adalah pengembangan dari sistem expiry time yang menentukan waktu jatuh tempo trading di binary options. Dengan fitur ini, Binary.com menawarkan expiry time yang terbilang sangat cepat jika dibandingkan dengan broker lain. Broker ini menentukan satuan Tick untuk menyebut waktu trading yang menggunakan fitur tick trades, dimana setiap satu tick-nya menggantikan hitungan waktu normal selama 2 detik.

Salah satu contoh trading dengan cara ini adalah dengan menentukan harga naik atau turun setelah 5 tick. Jika dihitung-hitung, trader akan dapat memperoleh hasil tradingnya hanya dalam waktu 10 detik! Bukankah 10 detik adalah durasi yang sangat cepat untuk bertrading di binary options?

2. Random Markets
Binary.com juga memberikan pilihan kepada kliennya untuk bertrading di Random Markets. Instrumen spesial dari binary.com ini merupakan pasar simulasi yang pergerakan harganya ditentukan oleh sistem, atau tidak ada campur tangan sama sekali dari Binary.com untuk memanipulasi harga. Terdapat beberapa jenis instrumen yang ditawarkan dalam Random markets, diantaranya adalah:
  • Random Indeks
Random indeks terdiri dari Random indeks 25, 50, 75, dan 100. Masing-masing indeks menggambarkan tingkat volatilitas yang sesuai dengan nilai indeksnya. Trader dapat memilih sendiri untuk bertrading dengan level volatilitas yang disukai dari pilihan Random yang disediakan.
  • Random Quotidian
Pasar di Random Quotidians direset kembali di harga 1000 setiap harinya pada 00:00 GMT. Semua kontrak klien yang bertrading dengan instrumen ini diselesaikan sebelum hari trading baru dimulai, atau pada 23:59 GMT. Quotidian terdiri dari Random Bull dan Bear untuk mensimulasikan pasar yang cenderung bergerak naik atau turun, serta Random Sun dan Moon yang menggambarkan pasar memiliki volatilitas lebih pada siang hari atau malam hari.
  • Random Nocturne
Sebaliknya, pasar di Random Nocturne direset ke harga 1000 setiap jam 12 siang GMT. Instrumen ini lebih menguntungkan untuk trader Asia karena waktu resetnya yang bertepatan dengan waktu tutup sesi Asia. Jenis aset dalam Random Nocturne dibagi ke dalam Random Ying (untuk pasar yang bergerak turun), Random Yang (untuk pasar yang bergerak naik), juga Random Mars (untuk market yang aktif di siang hari), dan Random Venus (untuk market yang baru aktif di malam hari).

3. Trading Bot
Binary.Com juga menyedikan Platform yang uni melaui fasilitas Trading Bot, yang memungkinkan Trader mengoptimalkan Pendapatan dengan aktifitas Trading menggunakan Robot. Bahkan jika Anda adalah seorang Pemula, Anda pun bisa belajar membuat bot sendiri berdasarkan Logik yang Anda inginkan.


4. Meta Trader 5
Tidak kalah dengan broker-broker lainnya, Binary.Com pun terus mencari tempat di hati para Trader dengan menyediakan Platform MT5, yang mana Trader Forex pun dapat melakukan Trading layaknya Trading di MT4, selain itu, Binary.Com juga memiliki Market Volatility Indices, yang marketnya non stop tanpa libur, Anda layak mencobanya.


Jenis Trading

Binary.com menawarkan beberapa jenis trading binary options yang dapat dipilih oleh trader, diantaranya adalah:
1. Up/Down
  • Rise/Fall
Jenis trading binary options yang menentukan apakah harga akan naik atau turun dari harga yang sedang berjalan dalam kurun waktu jatuh tempo yang sebelumnya telah ditetapkan. Contohnya, Anda hanya perlu memperkirakan nilai EUR/USD akan naik dalam 1 jam kedepan jika expiry time yang sebelumnya Anda pilih adalah 1 jam.
  • High/Low
Dengan jenis trading ini, trader tidak hanya menentukan naik atau turunnya saja, tetapi juga strike price sebagai poin yang harus dilalui untuk mendapatkan profit. Misalnya, jika Anda memperkirakan harga akan naik saat akan trading dengan EUR/USD yang saat ini berada di 1.2943, Anda dapat menentukan strike price di angka 1.2945. Setelah menentukan expiry time dalam 30 menit, Anda akan mendapat profit jika ternyata harga bergerak di atas 1.2945 (in-the-money). Namun jika ternyata 30 menit kemudian harga tidak mencapai level tersebut, maka Anda akan mengalami kerugian (out-of-the-money).

2. Touch/No Touch
Setelah menentukan strike price, trader hanya perlu menantikan apakah harga akan menyentuh (touch) atau tidak menyentuh (no touch) level harga tersebut dalam jangka waktu tertentu.

3. In/Out
  • Ends Between/Outside
 Di sini trader perlu menetapkan dua strike price untuk mendapatkan nilai maksimal dan minimal dari suatu instrumen. Contohnya, jika Anda memilih jenis ini, Anda akan mendapat untung jika dalam waktu expiry time harga berada di dalam (ends between) kisaran nilai, tetapi jika jenis out yang Anda pilih, profit akan dapat tercapai jika harga yang terbentuk selama expiry time berada di luar (ends outside) kisaran nilai.
  • Stay Between/Goes Outside
Cara trading di sini hampir sama dengan jenis ends between/outside. Anda perlu menentukan range harga atas dan bawah untuk memperkirakan apakah pergerakan harga sempat bergerak di dalam atau keluar range tersebut. Jika pada jenis trading sebelumnya harga harus benar-benar berada di posisi (di dalam kisaran untuk option ends between), trader masih bisa mendapat profit di sini meskipun harga tidak finish di dalam (stay between) ataupun di luar range (goes outside). Selama harga pernah masuk di dalam (stay between) range sebelum expiry time tiba, maka Anda tetap akan memperoleh payout yang diharapkan. Sayangnya, tidak ada persentase payout untuk option goes outside, sehingga menggunakan jenis trading tersebut tidak akan profitable meski prediksi Anda benar.

Jenis-jenis trading di atas hanyalah tipe umum yang banyak ditawarkan oleh broker binary options lain. Binary.com sebenarnya memiliki jenis trading unik yang hanya tersedia di instrumen Random Markets. Beberapa jenis yang dimaksud adalah Asians (untuk memprediksikan posisi harga yang dibandingkan dengan pergerakan rata-rata harga selama option berlangsung), Digits (untuk memperkirakan digit terakhir dari quote harga), dan Spreads (untuk menganalisa naik turunnya harga dari level entry, dengan sistem payout dihitung per poin sesuai dengan tingkat stop loss dan stop profit yang bisa Anda tentukan sendiri).

Karena masih diberikan secara ekslusif hanya untuk Random Markets, Binary.com masih terkesan memunculkan janis-jenis trading tersebut sebagai fitur percobaan. Anda bisa mencoba trading dengan tipe-tipe tersebut di akun demo, namun akan lebih baik jika Anda memilih option yang lebih mudah dan lebih umum untuk ditradingkan di akun real.

Pilihan Instrumen dan Expiry Time

Instrumen trading binary options yang dapat diperdagangkan di Binary.com saat ini mencakup 23 pair mata uang, 29 indeks saham, 35 saham, 3 komoditas, dan 12 Random. Terdapat juga 50 indeks per sektor dan 4 indeks mata uang yang waktu expiry time-nya menggunakan satuan tick. Kedua instrumen tersebut hanya dapat diperdagangkan dengan jenis trading rise/fall.

Expiry time yang disediakan dimulai dari 15 detik hingga 365 hari. Terdapat juga pilihan untuk bertrading dengan menggunakan tick trades yang dapat mempersingkat expiry times.

Seluruh penjelasan mengenai masing-masing instrumen dan expiry time-nya dijelaskan secara terperinci dan menyeluruh di halaman asset index.

Regulasi

Binary.com dimiliki dan dioperasikan oleh Binary Ltd. Organisasi finansial yang memiliki jaringan bisnis di Asia Pasifik ini telah teregulasi di Isle of Man dan Malta. Basis operasional Binary.com dibagi menjadi dua wilayah regulasi karena broker ini membedakan sistem pelayanan untuk klien di Zona Euro dan Amerika Serikat.

Binary.com juga memiliki paten khusus yang diaplikasikan dalam sistem dan metode trading, sistem trading komputer yang menawarkan spekulasi pasar finansial khas, serta metode dan sistem komputer untuk spekulasi di pasar finansial.

Payout

Rasio payout trading binary options dari Binary.com bervariasi antara 60-110%. Masing-masing instrumen dan jenis trading memiliki persentase profit yang berbeda-beda. Keterangan mengenai payout ditampilkan tepat di sebelah kanan platform trading. Jumlah payout berubah-ubah sesuai dengan fluktuasi harga saat transaksi dilakukan.

Platform Trading Option

Platform trading yang menarik merupakan salah satu keunggulan Binary.com yang paling menonjol jika dibandingkan dengan broker binary options lainnya. Platform Binary.com yang berbasis webtrading memiliki detail yang sangat informatif untuk trader. Sebelum memutuskan untuk memilih option pada instrumen dan harga tertentu, chart online, tabel harga, dan harga harian dapat diakses dalam satu halaman platform sehingga trader tidak perlu repot membuka banyak tab untuk menganalisa harga sebelum menempatkan tradingnya.


Platform online Binary.com memiliki konsep all-in-one

Selain chart yang disediakan pada platform trading, Binary.com juga memiliki Chart Live yang unggul dalam periodisasi dan Chart berbasis TradingView yang dapat dipasangi berbagai indikator. Khusus mengenai Chart Live, Binary.com menyediakan fasilitas penyimpanan data yang dapat membantu trader untuk mencatat pergerakan harga suatu instrumen dalam periode tertentu.

Sementara itu, Chart TradingView dapat menjadi pilihan platform trading yang tepat, khususnya bagi para penyuka indikator teknikal. Trader dapat memanfaatkan banyaknya jenis indikator yang disediakan oleh Binary.com untuk mempermudah trading binary options. Namun jangan khawatir, trader masih bisa mengatur time frame grafik dalam periode yang dikehendaki, meski pengaturannya tidak se-fleksibel pengelolaan periode grafik yang terdapat di Chart Live.
Tampilan Chart TradingView Binary.com

Selain itu, ada pula HighChart yang menampilkan grafik pergerakan suatu instrumen, yang disertai dengan detail lengkap dari tiap-tiap aset trading di Binary.com.


Deposit dan Penarikan

Deposit dapat dilakukan melalui kartu kredit/debit, transfer lewat bank, atau e-payment, dengan pembayaran minimum sebesar 5 USD/GBP/EUR. Berbagai macam jenis e-payment yang didukung oleh Binary.com adalah Ok Pay, cashU, FasaPay, Perfect Money, Skrill, Neteller, Moneta, WebMoney, UKash, Qiwi, dan paysafe. Deposit via kartu kredit/debit dan e-payment diproses secara instan, sedangkan pembayaran melalui bank memerlukan waktu 1-5 hari.

Proses penarikan dana membutuhkan waktu maksimal 5 hari kerja. Withdrawal melalui kartu debit/kredit dan e-payment diproses dalam kurun waktu 1-3 hari. Sedangkan transfer lewat bank diproses dalam 2-5 hari kerja.

Klien Binary.com juga bisa melakukan deposit dan withdrawal melalui changer lokal. Di Indonesia, changer lokal yang dapat melayani pembayaran untuk Binary.com antara lain forexonlinechanger.com, kedaivalas.com, changer-daengbro.com, satriachanger.com, universalexchanger.com, omahpoin.com, smartexchanger.net, dan masih banyak lagi.

Pembayaran melalui e-payment juga dapat dieksekusi dengan lebih mudah melalui changer lokal seperti Kiosinet yang menghubungkan transfer klien ke FasaPay dan WebMoney. Melakukan deposit dan wiithdrawal dengan changer lokal membantu klien untuk dapat transfer melalui bank lokal. Selain itu, dana yang dibutuhkan juga lebih rendah dan proses eksekusinya bisa lebih cepat.

Akun Demo

Binary.com menyediakan layanan akun demo yang dapat dengan mudah diakses oleh siapa saja. Deposit virtual yang ditawarkan sangat besar, yaitu $10.000. Angka tersebut merupakan jumlah deposit yang jarang ditawarkan oleh broker-broker pada umumnya. Trader yang memutuskan untuk memulai trading dengan akun riil hanya perlu mengisi formulir registrasi dengan deposit minimum sebesar 5 USD/GBP/EUR.
Trader dapat melanjutkan tradingnya di akun real dengan mengisi form identitas yang disediakan oleh broker. Pendaftaran akun di Binary.com terbilang mudah, karena untuk akun demo, trader hanya perlu mengisi alamat email, password, dan asal negara. Sementara itu, konfirmasi identitas baru perlu dilakukan ketika akan memulai trading di akun real Binary.com.

Layanan Konsumen

Terdapat customer support yang tersedia 24 jam sehari mulai hari Senin hingga Jumat. Trader dapat memilih kontak melalui email, layanan telepon, atau permintaan callback. Binary.com juga memiliki transparansi yang baik karena calon trader dapat melihat semua detail dan informasi penting yang diperlukan sebelum memulai trading dengan mudah. Sebagai contoh, daftar regulasi dan paten dijelaskan secara terperinci, semua expiry time yang tersedia dapat dilihat di Indeks Aset, durasi deposit dan withdrawal tercantum jelas pada masing-masing fasilitas pembayaran, profit dan return yang berubah-ubah ditampilkan mengikuti chart real time yang tersedia sebelum memasukkan option, dll.

Bonus dan Komisi

Sayangnya, Binary.com tidak menjelaskan bonus dan komisi yang bisa didapatkan oleh klien mereka secara terbuka. Trader dapat bertanya pada customer service melalui email untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai bonus yang ditawarkan oleh broker binary options ini.

Kesimpulan

Binary.com merupakan versi baru dari Beton Markets. Broker binary options ini menawarkan banyak fasilitas dan fitur khusus yang tidak dimiliki oleh broker lain. Trader dapat memanfaatkan fitur-fitur tersebut secara maksimal untuk mendapatkan profit yang diinginkan. Jaringan bisnis pemilik Binary.com yang merupakan perusahaan keuangan multinasional juga turut menjamin keamanan bertrading binary options. Secara keseluruhan, kualifikasi Binary.com dapat dibagi menjadi:
  • Kelebihan
Binary.com memiliki keunggulan-keunggulan tertentu yang hanya dimiliki oleh mereka seperti tampilan chart yang lebih lengkap, fitur tick trades, dan instrumen Random Markets. Broker ini juga memiliki tampilan website yang sederhana, namun menyajikan chart dan platform trading yang tergolong canggih. Pemula dapat dengan mudah memanfaatkan fasilitas akun demo yang tersedia, dan belajar mengenai setiap jenis trading binary option dengan deposit sebesar $10.000. Deposit minimum yang diperlukan untuk membuka akun riil juga hanya sebesar 5 USD/GBP/EUR. Disamping itu, profit yang ditawarkan juga mencapai lebih dari 100%.
  • Kekurangan
Salah satu kekurangan dari broker ini adalah persepsi buruk yang didapat dari penjelmaannya sebagai 'wajah baru' Beton Markets. Sebelumnya, Beton Markets memang mempunyai kesan yang kurang baik dikalangan para trader. Namun, perubahan-perubahan yang ditampilkan dalam Binary.com sebenarnya mampu memperbaiki kekurangan dari Beton Markets yang selama ini banyak mendapat komplain. Oleh karena itu, Binary.com memang dibuat sebagai versi baru Beton Markets yang ditujukan khusus bagi trader Binary Options. Broker ini diharapkan mampu memperbaiki sistem dan kesalahan sebelumnya untuk menanggapi komplain dan persepsi buruk yang telah ada selama ini.

 
Share:

Analisa Fundamental Forex


Dasar Analisa Fundamental Forex


Contoh Analisa Fundamental Forex

Analisa fundamental adalah cara menganalisa pergerakan harga aset di pasar finansial berdasarkan data ekonomi dan berita-berita yang menjadi pusat perhatian pelaku pasar. Trader yang melakukan analisa fundamental forex akan mengamati bagaimana data-data ekonomi seperti inflasi dan pengangguran mempengaruhi penilaian baik atau buruknya prospek ekonomi suatu negara, kemudian meneliti bagaimana efeknya terhadap nilai tukar mata uang.

Contoh Analisa Fundamental Forex

1. Rencana kenaikan suku bunga bank sentral AS (Fed Funds Rate/FFR) biasanya mendorong penguatan Dolar AS. Namun, agar bank sentral dapat menaikkan suku bunga, dibutuhkan inflasi sesuai target, tingkat pengangguran rendah, dan pertumbuhan ekonomi stabil. Apabila ada indikasi inflasi lesu, pengangguran meningkat, dan pertumbuhan melambat; maka dapat berdampak pada gagalnya kenaikan suku bunga, sehingga pengguna analisa fundamental akan memandang Dolar AS berbias bearish (sell atas Dolar AS).

2. Yunani termasuk salah satu negara dalam kesatuan Zona Euro. Setelah keluar rumor krisis utang pada akhir tahun 2009, Yunani menghadapi ancaman gagal bayar pada awal tahun 2010. Berita-berita seputar krisis utang tersebut membuat banyak pelaku pasar khawatir kalau bakal meluas ke negara-negara Uni Eropa lainnya, atau bahkan mengakibatkan Uni Eropa bubar. Akibatnya, Euro tertekan berat, sebagaimana nampak pada grafik berikut ini. Euro baru mampu beranjak setelah para debitur Yunani menyetujui bailout dan pelonggaran jadwal pembayaran utang berkali-kali. Seorang trader pengguna analisa fundamental akan cenderung menganggap Euro bearish (sell atas Euro) selama krisis Yunani dinilai berisiko besar.

Dasar-Dasar Analisa Fundamental Dalam Forex

Dalam analisa fundamental, prospek ekonomi bagus biasanya diterjemahkan sebagai peluang penguatan nilai tukar mata uang. Sedangkan jika perekonomian memburuk maka dianggap dapat melemahkannya. Namun, penafsiran mengenai prospek ekonomi dan dampaknya pada mata uang tak bisa dilakukan secara sembarangan.


Umumnya, trader pemula menganggap bahwa asalkan data ekonomi semakin bagus, maka mata uang pasti menguat. Padahal, ini salah kaprah. Dalam analisa fundamental, perlu dipahami bahwa:

1. Penggerak yang mendorong naik-turunnya nilai tukar mata uang bukanlah data ekonomi, melainkan sikap pelaku pasar.

Pelaku pasar biasanya sudah memiliki ekspektasi sendiri sebelum data ekonomi dirilis. Apabila ekspektasi tak terpenuhi, maka data dianggap buruk. Jadi, trader tak bisa hanya memperhitungkan data terkini dan data periode sebelumnya saja. Contohnya, kenaikan suku bunga selayaknya mendorong penguatan mata uang. Namun, jika katakanlah suku bunga naik dari 1.0% menjadi 1.15% saja, padahal pasar mengharapkan kenaikan hingga 1.25%; maka mata uang takkan menguat.

Pada Kalender Forex, biasanya telah dicantumkan data periode sebelumnya (previous), ekspektasi (forecast), dan data terkini (actual) yang baru akan terisi setelah laporan terkait dipublikasikan. Oleh karenanya, Kalender Forex merupakan sebuah "senjata" penting bagi pengguna analisa fundamental.
Kalender Forex Untuk Analisa Fundamental


Kalender Forex biasanya menggolongkan peristiwa penting (event) menjadi tiga, ditampilkan dalam bentuk simbol kepala banteng, tanda pentung, atau kode warna. Pada gambar di atas, simbol tersebut artinya:
  • Kepala Banteng 1: Peristiwa berdampak rendah di pasar forex. Biasanya, rilisan ini berpengaruh pada pasar obligasi atau saham, sehingga efeknya pada forex cenderung minimal.
  • Kepala Banteng 2: Peristiwa berdampak menengah. Event bersimbol ini dapat berdampak besar jika terjadi pada hari-hari ketika tak ada berita berdampak tinggi.
  • Kepala Banteng 3: Peristiwa berdampak tinggi di pasar forex. Saat-saat mendekati waktu yang tercantum, biasanya pergerakan harga menjadi sulit ditebak, antara flat (mendatar/stagnan) atau justru sangat fluktuatif (choppy). Trader pengguna analisa teknikal sering menghindari pasar pada momen-momen seperti ini.

2. Pergerakan harga merupakan akumulasi dari sikap pelaku pasar menanggapi berbagai berita dari banyak negara, bukan hanya satu laporan saja. Jadi, seandainya Anda trading pasangan EUR/USD, maka harus memperhitungkan fundamental global, Amerika Serikat, dan Zona Euro. Sekedar kabar suku bunga AS meningkat saja takkan cukup untuk membuat Dolar AS menguat. Apalagi, dalam hal pengumuman suku bunga AS, faktor yang lebih berpengaruh biasanya justru pidato para pejabat bank sentral AS, bukan nominal bunga itu sendiri.

3. Sehat-tidaknya sebuah perekonomian ditunjukkan oleh pertumbuhan secara berimbang dan berkelanjutan, bukan oleh angka-angka semata. Dengan kata lain, dalam menerjemahkan data-data ekonomi, tidak ada istilah "semakin rendah, semakin baik" ataupun "semakin tinggi, semakin baik".

Umpamanya; inflasi terlalu tinggi itu dianggap buruk, tetapi inflasi kelewat rendah juga tidak baik. Biasanya, otoritas masing-masing negara memiliki target atau acuan tertentu yang berbeda-beda. Negara maju seringkali mematok target inflasi di kisaran 2-3%, sedangkan negara berkembang sekitar 3-4%. Apabila inflasi di negara berkembang jatuh ke 2%, maka bisa berdampak buruk bagi mata uangnya. Sebaliknya, angka yang sama di negara maju boleh jadi merupakan kabar baik yang bisa mendongkrak nilai mata uangnya.

4. Setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan bank sentral merupakan "trade-off", yaitu keputusan yang diambil dengan mengorbankan suatu aspek untuk mencapai peningkatan dalam aspek yang lain. Oleh karenanya, tak ada kebijakan yang sempurna tanpa efek negatif sama sekali. Penilaian atas kebijakan harus berpatok pada "apakah ini akan menarik dana investasi atau tidak?"

Tugas pemerintah adalah menyeimbangkan berbagai trade-off untuk mencapai pertumbuhan stabil; bukan mengambil keputusan yang membahagiakan semua pihak. Jadi, seorang trader tidak boleh berpandangan salah kaprah seperti "karena banyak orang protes pada kebijakan anu, berarti kebijakan itu jelek dan mata uangnya bakal jatuh". Perspektif investor selalu bermotif profit; meskipun suatu kebijakan ditolak oleh rakyat, jika itu bagus bagi iklim investasi maka akan disambut baik.
Klik Selanjutnya Klik [ ] Untuk Perbesar Video

Cara Mempelajari Analisa Fundamental Forex

Untuk memahami analisa fundamental dengan benar dan utuh, seorang trader sebaiknya mempelajari ilmu ekonomi dan kaitannya dengan pasar finansial, termasuk makroekonomi, moneter, fiskal, dsb. Namun, seorang trader tak harus memiliki latar belakang sekolah ekonomi untuk memahaminya; bahkan seorang sarjana ekonomi belum tentu mampu melakukan analisa fundamental dengan tepat.

Jadi, apa yang harus dilakukan untuk menguasai analisa fundamental? Ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Kenali macam-macam indikator ekonomi dan berita yang berpengaruh dalam trading forex.
  2. Ketahui mana saja berita-berita paling penting dalam forex yang berdampak paling besar, khususnya data-data dari Amerika Serikat. Tandai event-event berdampak tinggi pada Kalender Forex.
  3. Pahami cara trading forex menggunakan berita.
  4. Apabila Anda berminat untuk menggunakan berita-berita tadi untuk mendapatkan keuntungan cepat, maka pelajari strategi News Trading. Namun, jika ingin menerapkan analisa fundamental layaknya para trader kawakan, maka pelajari cara benar menganalisis fundamental.
  5. Terakhir, banyak-banyaklah membaca artikel-artikel bertema ekonomi dan ikutilah berita forex. Seorang trader pengguna analisa fundamental akan kehilangan arah apabila tak mengikuti berita-berita ekonomi secara rutin.
Share:

Belajar Analisa Teknikal

Indikator Dalam Analisa Teknikal



Grafik Harga Untuk Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah cara menganalisa pergerakan harga aset di pasar finansial menggunakan perangkat statistik seperti grafik dan rumus matematis. Tujuan belajar analisa teknikal yaitu agar trader dapat menilai kondisi pasar saat ini berdasarkan histori harga di masa lampau, sekaligus memberikan gambaran atau prediksi tentang pergerakan pasar di masa depan.

Dahulu, trader melakukan perhitungan yang mengkombinasikan grafik (chart) dan rumus matematis secara manual, tetapi kini analisa teknikal bisa dilakukan dengan lebih mudah. Umumnya, platform trading online telah dilengkapi dengan fitur untuk menampilkan pergerakan harga dalam berbagai jenis grafik, sekaligus bermacam-macam indikator teknikal sebagai alat bantu analisa.

Prinsip Dasar Analisa Teknikal

Analisa teknikal termasuk dalam dua jenis analisa forex yang paling umum digunakan trader. Jenis analisa lainnya adalah analisa fundamental yang berupaya menganalisa nilai suatu mata uang berdasarkan kondisi ekonomi negara asalnya, situasi pasar finansial, atau berita dan rumor lainnya yang beredar. Berbeda dengan analisa fundamental, analisa teknikal didasarkan pada tiga prinsip:
  1. Market Price Discount Everything, artinya: harga yang terlihat pada grafik (chart) telah menggambarkan semua faktor yang mempengaruhi pasar.
  2. Price Moves in Trend, artinya: harga tidak bergerak secara acak, melainkan selalu membentuk suatu pola tertentu (trend) yang akan terus berlangsung sampai ada tanda-tanda bahwa pola pergerakan ini berhenti dan berganti.
  3. History Repeats Itself, artinya: ada kecenderungan kuat bahwa perilaku para pelaku pasar di masa kini akan memberikan reaksi yang sama dengan para pelaku pasar di masa lalu, dalam menyikapi berbagai informasi yang mempengaruhi pasar; sehingga motif pergerakan yang dahulu pernah terjadi, bisa terulang lagi.

Komponen Analisa Teknikal

Analisa teknikal mengandung sejumlah komponen penting. Komponen-komponen ini wajib diketahui oleh semua trader forex:

1. Grafik Harga (Chart)

Grafik harga menunjukkan nilai tukar dua mata uang dan terus bergerak dari waktu ke waktu. Ada tiga model grafik harga yang umum digunakan dalam analisa teknikal, yaitu grafik garis (Line Chart), grafik batang (Bar Chart), dan grafik lilin (Candlestick Chart). Diantara ketiganya, yang paling populer di Indonesia adalah grafik Candlestick seperti yang nampak pada gambar pergerakan harga GBP/USD (Pounds/Dolar AS) di bawah.


2. Indikator Teknikal

Agar pergerakan harga yang ditunjukkan oleh grafik di atas dapat dianalisa, maka dibutuhkan indikator teknikal. Indikator teknikal ini banyak sekali jenisnya, tetapi semua memiliki kesamaan, yaitu memungkinkan trader untuk memaknai pergerakan harga saat ini sehingga dapat memunculkan prediksi untuk pergerakan harga di masa depan.

Karena banyaknya indikator teknikal di dunia, bahkan hingga ratusan, maka setiap trader bisa menggunakan indikator yang berbeda. Namun, ada sejumlah indikator yang umum digunakan, antara lain Moving Average (MA) dan Relative Strenth Index (RSI). Contohnya pada gambar di bawah ini, grafik GBP/USD yang telah dipasang indikator teknikal berupa MA dan RSI.


Dari kondisi indikator teknikal tersebut, dapat dipahami bahwa harga pada GBP/USD sedang mengalami bearish (tren harga menurun) dan trader memiliki peluang untuk "Sell". Bagaimana bisa menyimpulkan itu? Karena pergerakan harga berada di bawah garis MA; sedangkan RSI menurun, tetapi belum mencapai titik 30.0. Nantinya, jika RSI sudah mencapai 30.0, maka itu boleh jadi momen untuk "Buy" GBP/USD, karena menandai perubahan pergerakan di pasar.
Belajar analisa teknikal berarti harus memahami cara menggunakan indikator-indikator seperti Moving Average dan RSI. Akan tetapi, analisa teknikal dan indikator tidaklah 100% pasti tepat. Kondisi pasar bisa berubah-ubah sewaktu-waktu dan tak seorang pun di dunia dapat mengetahui apa yang terjadi di masa depan. Oleh karena itu, hasil analisa teknikal maupun analisa fundamental merupakan "perkiraan", dan trader harus selalu siap untuk menghadapi kemungkinan salah prediksi.

3. Teknik Atau Metode Analisa Teknikal

Kombinasi antara MA dan RSI untuk menyusun keputusan trading forex seperti dalam contoh di atas, merupakan bagian dari teknik atau metode analisa teknikal. Jadi, dalam analisa teknikal, sekedar ada grafik dan indikator saja tidak cukup. Trader forex bisa membuat teknik atau metode analisa sendiri, berdasarkan satu jenis indikator, kombinasi banyak indikator, atau digabungkan dengan teknik-teknik khusus seperti Fibonacci, Retracement dan Reversal, Elliott Wave, dan lain sebagainya.
Klik Selanjutnya Klik [ ] Untuk Perbesar Video

Perbedaan Analisa Teknikal Dan Analisa Fundamental

Sebagai fondasi dari analisa forex, teknikal dan fundamental memiliki perbedaan karakteristik.
Karakteristik analisa fundamental:
  1. Membutuhkan waktu untuk memperoleh informasi seperti data ekonomi atau rumor terbaru. Trader individual sulit untuk mendapatkan info seperti ini.
  2. Bersifat subyektif karena melibatkan pendapat banyak orang. Seorang trader boleh jadi menganggap data ekonomi tertentu itu baik, tetapi trader lainnya menilai buruk.
  3. Lebih cocok diterapkan untuk jangka menengah-panjang.
Karakteristik analisa teknikal:
  1. Membutuhkan banyak data untuk menunjang akurasi prediksi.
  2. Kehandalannya bergantung pada kemahiran trader untuk membaca grafik, menerapkan indikator, dan mempraktekkan teknik analisa.
  3. Cocok diterapkan pada trading jangka pendek maupun jangka panjang.
Adanya dua jenis analisa forex, yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental, sering memunculkan pertanyaan mengenai lebih baik mana antara keduanya. Faktanya, kedua jenis analisa forex ini memiliki karakternya masing-masing dan sebaiknya digunakan bersamaan secara proporsional, bukan hanya salah satu saja.
Share:

Pengertian, Pasar Dan Dasar Forex

Banyak orang mengatakan bisa cepat kaya jika trading forex. Namun, iming-iming menggiurkan tersebut belum tentu disertai pengertian mengenai apa itu trading forex, baik karakteristik, kelebihan, maupun resikonya. Dalam ulasan ini, kita akan membahas sejumlah dasar trading forex yang wajib diketahui semua orang.

Apa Itu Trading Forex?

Trading Forex adalah perdagangan mata uang dari berbagai negara yang berbeda dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, forex merupakan kependekan dari Foreign Exchange (pertukaran valuta asing). Sebuah contoh dari perdagangan forex adalah membeli Euro (mata uang utama Eropa), sementara secara bersamaan menjual USD (mata uang Amerika), bisa disingkat EUR/USD.

Dalam bayangan orang awam, pengertian trading forex adalah kegiatan menukarkan uang di Money Changer, yaitu jual beli mata uang asing secara manual yang dilakukan melalui money changer. Padahal, trading forex berbeda dengan transaksi manual seperti di Money Changer

Umumnya, tujuan seseorang untuk membeli dan menjual uang di Money Changer adalah karena kebutuhan untuk menukarkan mata uang untuk bertransaksi di negara berbeda, sehingga ada pertukaran uang secara fisik. Sedangkan trading forex dilakukan dilakukan secara online dengan tujuan mendapatkan keuntungan semata. Perlu dipahami, trading forex merupakan aktivitas bisnis, investasi, bahkan bisa menjadi profesi.

apa itu trading forex

Dalam skala internasional, perdagangan valuta asing (valas) dilakukan oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah, bank-bank sentral, perusahaan-perusahaan multinasional, hingga individual tertentu yang memiliki aset dalam jumlah besar (Big Player). Transaksi jual-beli mata uang diantara berbagai pihak itu bukan terjadi di sebuah pasar dengan bangunan fisik, melainkan dalam jaringan tak kasat mata yang disebut "pasar forex".

Seiring dengan perkembangan teknologi, trading forex menjangkau lingkup lebih luas. Melalui internet, trading forex sekarang bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Sekarang, semua orang bisa trading forex. Anda dan saya pun bisa trading forex online dengan mudah dan dengan modal sekecil 10 Dolar saja.

Ilustrasi Pengertian Trading Forex

Prinsip trading forex online cukup sederhana, yaitu mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual dengan melakukan transaksi beli saat harga rendah dan transaksi jual saat harga tinggi. Misalnya, kita membeli Dolar AS sebanyak $100 pada saat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar berada pada nilai Rp13,250. Rupiah yang kita keluarkan untuk mendapatkan $100 tersebut menjadi Rp1,325,000.

Seminggu kemudian, Dolar AS makin kuat hingga nilai tukarnya menjadi Rp13,300. Jika kita menjual $100 tersebut, maka akan untung Rp50,000, karena orang lain yang ingin membeli $100-nya sekarang harus mengeluarkan Rupiah sebanyak Rp1,300,000.

apa itu trading forex

Demikianlah ilustrasi perdagangan forex. Namun, trading forex tidak dilakukan secara fisik dan tidak akan ada perpindahan mata uang berbeda dari tangan penjual ke pembeli maupun sebaliknya. Trader forex bertransaksi di dunia maya melalui wadah yang disebut dengan software atau platform trading. (Baca selengkapnya: Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex)

Pasar Forex

Pasar forex berbeda dengan pasar tradisional. Karena disini yang diperdagangkan adalah mata uang, maka pasarnya (tempat para pedagang/pelaku pasar melakukan jual beli) tidak berwujud bangunan tertentu, dan setiap pelaku pasar bisa berperan ganda sebagai penjual sekaligus pembeli. Siapa saja pelaku pasar forex ini? sangat beragam: bisa bank-bank multinasional, bank sentral, perusahaan besar, pemerintah negara manapun, institusi keuangan, spekulan, dsb.

apa itu trading forex


Mengingat lingkup dan pelakunya yang global, pasar forex menjadi sangat menarik dan menguntungkan. Saking globalnya, pasar forex menjadi pasar tempat perputaran uang paling besar (mencapai $4 Triliun per hari), dan sangat likuid (bisa jual dan beli dengan harga pasar, berapapun jumlahnya). Pasar forex juga buka 24 jam non stop, mulai dari Senin hingga Jumat. Sehingga, kita bisa melakukan trading kapanpun sesuai dengan waktu luang kita. 

Pasar forex bisa buka 24 jam sehari karena perbedaan waktu dan jam kerja di tiap pusat keuangan dunia. Secara lebih terperinci, perdagangan dilakukan dalam empat sesi:

tabel waktu trading

  • Pasar Australia (Sydney) jam 05.00 - 14.00 WIB.
  • Lalu ke pasar Asia (Tokyo) yaitu Jepang, Hongkong & Singapura jam 07.00 - 16.00 WIB.
  • Lalu ke pasar Eropa yaitu Jerman dan Inggris (London) jam 13.00 - 22.00 WIB.
  • Pasar Amerika (New York) jam 20.00 - 05.00 (esok hari).

Dimanapun Anda berada, jual-beli tetap bisa dilakukan karena pasar forex tidak memiliki lokasi fisik secara khusus, dan transaksi bisa dilakukan secara online melalui platform trading forex. Platform bisa berupa software untuk PC, aplikasi web berbasis browser, maupun aplikasi mobile (mobile app). Dengan demikian, kegiatan trading forex bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.(Baca juga: Beragam Kelebihan Trading Forex)

Peluang Trading Forex

Secara sederhana, tujuan trading forex adalah untuk meraih profit dari naik dan turunnya nilai tukar mata uang. Hal ini bisa dicapai karena kondisi dan harga di pasar forex bergerak dengan sangat dinamis, dapat berubah sewaktu-waktu dengan cepat menanggapi peristiwa-peristiwa baik itu ekonomi, politik, perang, bencana, dsb. 

Bahkan untuk kawasan dengan ekonomi maju dan kuat seperti AS, Inggris, Zona Euro, atau Jepang; sedikit saja ada informasi sensitif, maka harga mata uangnya bisa bergerak naik-turun. Hal inilah yang oleh para trader dilihat sebagai suatu kesempatan dan peluang untuk mendapatkan keuntungan.
Trading Forex online dengan tujuan mendapatkan keuntungan seperti itu dilakukan melalui perantaraan broker forex. Modal yang dibutuhkan sangat terjangkau; bisa mulai dari $10 saja, atau bahkan gratis dengan menggunakan dana bonus yang diberikan oleh broker.

Resiko Trading Forex

Terlepas dari berbagai kelebihannya, trading forex dapat diibaratkan pedang bermata dua. Trading forex dapat membuat kita jadi kaya, tetapi juga bisa dalam sekejap mengikis habis modal kita. Tak peduli apakah forex Anda anggap sebagai salah satu jenis investasi atau sebagai perdagangan biasa, yang jelas resiko trading forex itu tinggi.

Resiko paling besar bersumber dari pergerakan harga itu sendiri. Jika Anda bisa menganalisa kondisi pasar dan melakukan pengaturan transaksi dengan tepat, maka keuntungan bisa didapat. Namun, bagaimana jika analisis Anda keliru? Untuk mengatasi timbulnya kerugian yang tak diinginkan, setiap orang yang akan berkecimpung dalam dunia forex harus memahami dengan jelas tiga hal terlebih dahulu:
  • Langkah-langkah Belajar Trading Forex
  • Macam-Macam Resiko Trading Forex
  • Macam-Macam Analisa Forex

Trading forex bisa cepat membuat Anda kaya maupun miskin. Karena resiko yang besar ini, Anda harus bijak dan benar mengerti forex seutuhnya sebelum memutuskan terjun ke dalamnya.
Share:

Cara Analisa Forex

Cara analisa forex umumnya dibagi dua, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal. Ada juga yang menambahkan analisa sentimen dan analisa intermarket sebagai pelengkap. Sebagian besar trader menggabungkan beberapa cara analisa forex untuk mendapatkan gambaran lebih komplit mengenai kondisi pasar, tetapi ada trader yang fokus pada salah satu diantaranya saja.

Trader pemula perlu belajar macam-macam cara analisa forex serta perbedaan karakteristik masing-masing, sebelum mulai trading sungguhan. Setelah itu, ketahui apa saja yang perlu diperhatikan saat melakukan analisa forex agar dapat mencapai kesimpulan yang tepat dan mendukung Anda dalam upaya meraup keuntungan.

Macam-Macam Cara Analisa Forex

1. Analisa Fundamental

Analisa Fundamental adalah cara analisa forex dengan menelaah pergerakan harga berdasarkan data ekonomi dan berita-berita yang ramai diperbincangkan di pasar finansial. Trader pengguna analisa fundamental akan mengamati data-data ekonomi yang berpengaruh pada pengambilan keputusan pelaku pasar, seperti inflasi, suku bunga, Gross Domestic Product (GDP), pengangguran, dan lain sebagainya. Selain itu, berita-berita terkait stabilitas politik dan keamanan juga sering disoroti untuk menyimpulkan apakah perekonomian suatu negara sehat atau tidak.

Contohnya: seorang trader yang menelaah fundamental pasangan mata uang EUR/USD menemukan bahwa kondisi ekonomi Amerika Serikat lebih baik dibanding Zona Euro. Ia mengetahui bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dapat mendorong investor untuk menanamkan lebih banyak dana di Amerika Serikat. Dalam situasi ini, ia bisa memutuskan untuk melakukan buy USD terhadap EUR (sell EUR/USD).
Cara Analisa Forex Fundamental

2. Analisa Teknikal

Analisa Teknikal adalah cara analisa forex dengan mengukur perubahan harga menggunakan perangkat statistik seperti grafik (chart) dan rumus-rumus matematis. Penerapan analisa teknikal membutuhkan grafik harga (chart) dan indikator yang ditelaah dengan metode tertentu.

Dahulu, trader perlu menggambar chart dan melakukan perhitungan analisa teknikal secara manual. Namun, kini chart dan indikator teknikal yang dibutuhkan sudah terintegrasi dengan platform trading forex online, sehingga lebih mudah. Trader cukup memahami metode analisa teknikal (cara membaca grafik dan indikator) saja.
Contohnya, seorang trader yang menganalisa pasangan mata uang GBP/USD akan melihat grafik harga, kemudian menerapkan indikator teknikal seperti dalam gambar berikut ini:
Cara Analisa Forex Teknikal


Dari tampilan tersebut, trader akan menyimpulkan bahwa harga pada GBP/USD sedang mengalami bearish (tren harga menurun) dan trader memiliki peluang untuk sell. Bagaimana bisa menyimpulkan demikian? Karena trader telah mengetahui cara memaknai Moving Average dan indikator RSI yang diterapkan pada grafik harga.

3. Jenis Analisa Forex Lainnya

Selain fundamental dan teknikal, sebagian trader ada juga yang menelaah cabang analisa forex lainnya: analisa sentimen dan analisa intermarket. Namun, umumnya trader hanya menggunakannya sebagai pendukung analisa fundamental dan teknikal saja.

Analisa Sentimen adalah cara analisa forex dengan mengamati kesepakatan bersama (konsensus) dari para pelaku pasar untuk mengantisipasi pergerakan harga. Pada umumnya, ada empat sentimen yang dapat timbul di pasar finansial, yaitu sentimen bullish, sentimen bearish, minat risiko tinggi (risk appetite), serta penghindaran risiko (risk avoidance). (Baca juga: Apa Maksud Dari Sentimen Pasar? )

Analisa Intermarket adalah cara analisa forex dengan menelaah hubungan dan interaksi antara empat kelompok aset finansial utama, yaitu saham, obligasi, komoditas, dan mata uang (forex). Contohnya, diketahui ada korelasi positif antara indeks saham dan nilai tukar mata uang suatu negara. Berdasarkan pengetahuan tersebut, maka penguatan indeks Nikkei (bursa Jepang) dapat berpengaruh bullish bagi Yen, sehingga trader memperkirakan USD/JPY akan menurun. (Baca juga: Trading Forex Dengan Analisa Intermarket)

Prinsip-Prinsip Analisa Forex

1. Memahami Faktor-Faktor Yang Menggerakkan Pasar

Salah satu kunci dari kesuksesan trading adalah memahami mengapa suatu pergerakan terjadi di pasar. Jadi, misalnya ketika Anda melihat harga turun, selidikilah mengapa harga turun.

Faktor-faktor penggerak dapat berasal dari aspek fundamental, teknikal, sentimen pasar, maupun intermarket. Penting pula untuk dipahami bahwa:
  • Faktor-faktor penggerak pasar dalam suatu waktu itu selalu bermacam-macam; tak ada pergerakan harga yang hanya dipacu oleh satu sebab saja.
  • Pengaruh faktor-faktor tersebut akan terus berubah-ubah dari waktu ke waktu.
Contohnya, minggu lalu Dolar AS merosot terhadap Euro karena tingkat pengangguran AS dilaporkan meningkat dan tiada indikasi suku bunga akan naik; sedangkan Zona Euro berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi bagus. Namun, pekan ini Dolar AS kembali menguat. Ada apa gerangan? Dengan menyimak berita-berita forex, trader mungkin akan menemukan bahwa data inflasi meningkat sehingga mendukung kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Dari sisi Euro boleh jadi tak ada perubahan kondisi apapun, tetapi bisa jadi pula ada berita buruk.

Contoh lain lagi, indeks saham AS terus menerus meningkat sebagai imbas dari kondisi ekonomi yang baik. Namun, suatu waktu mendadak indeks saham AS jatuh. Apakah itu artinya kondisi ekonomi memburuk? belum tentu. Boleh jadi, ada faktor teknikal. Umpamanya, harga telah mencapai level psikologis tertentu yang menjadi patokan bagi investor untuk menilai saham sudah naik terlalu tinggi, sehingga dimulailah aksi jual dalam rangka profit-taking.

Karena faktor-faktor penggerak pasar bisa berubah-ubah, maka trader disarankan jangan terpaku pada grafik harga saat ini saja, melainkan juga grafik harga pada timeframe yang lebih besar. Misalnya, meskipun Anda akan trading pasangan mata uang NZD/USD pada timeframe H1, tetapi ada baiknya menengok pula bagaimana dinamika pada timeframe H4 dan Daily. (Baca juga: Mengenal Timeframe Dalam Forex)
Prinsip Analisa Forex

2. Mengetahui Konsensus Pasar

Setelah memahami faktor-faktor apa saja yang menggerakkan pasar, langkah selanjutnya adalah mengetahui pandangan umum para pelaku pasar (konsensus). Sebaiknya, jangan memaksakan penerjemahan Anda sendiri; karena yang mengendalikan pasar bukan keputusan trading Anda, melainkan pembeli dan penjual yang jumlahnya banyak sekali.

Bagaimana caranya mengetahui konsensus pasar? Setiap cara analisa forex telah mencakup bahasan ini. Dalam analisa fundamental, biasanya dilihat dari proyeksi kesehatan ekonomi-politik-keamanan suatu negara dalam suatu waktu jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pada analisa teknikal, trader dapat melihat kekuatan buyer-seller (supply-demand) pada grafik harga.

3. Menyimpulkan Apakah Kondisi Pasar Cocok Untuk Trading

Analisa forex tidak berhenti sebatas menyelidiki faktor-faktor penggerak dan konsensus pasar saja, melainkan diharapkan menghasilkan suatu kesimpulan bagi trader mengenai apakah akan trading atau tidak. Dan jika diputuskan akan trading, harus diputuskan pula dimana atau kapan trader akan entry (eksekusi buy/sell) dan exit (close position) berdasarkan sistem trading yang digunakan. Apabila market tak menunjukkan peluang trading potensial atau pergerakannya tak cocok dengan sistem trading, maka jangan memaksakan diri untuk entry.


Berbagai cara analisa forex ini merupakan seni untuk mengetahui latar belakang (konteks) pergerakan harga di pasar finansial. Serupa dengan seni, setiap orang bisa mengembangkan gaya dan metode yang berbeda-beda. Walaupun Anda berguru pada orang yang sama, belum tentu hasilnya sama. Cara analisa forex Anda pun belum tentu sama dengan guru Anda sendiri. Namun, satu hal yang pasti bagi trader pemula: Anda perlu mengetahui dulu cara melakukan masing-masing jenis analisa forex, sebelum mulai trading.

Share:

Resiko Trading Forex

Dalam dunia investasi pasti tidak dapat lepas dari resiko. Hukum yang berlaku adalah semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar pula potensi resiko. Demikian pula dalam trading forex. Forex tergolong jenis investasi dengan resiko paling tinggi. Hal ini sudah banyak disebutkan di berbagai sumber. Potensi profit forex lebih tinggi dibanding deposito, saham, atau reksadana; tetapi lebih besar pulalah resiko trading forex.

Menurut hasil beberapa penelitian, termasuk yang dilakukan oleh AMF Perancis, 90% trader berakhir dengan loss. Atau bisa pula diumpamakan hanya 1 orang yang berhasil, dari 10 orang yang terjun ke dalam trading forex

Ngeri bukan? Ya ini adalah faktanya, mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita, Anda, harus memahami dan memaknai secara benar informasi statistik di atas. Namun, meskipun probabilitas untuk menang dalam forex itu rendah dan tidak mudah, tetapi bukan berarti mustahil. Ada banyak orang yang telah sukses dalam forex, dan kita pun bisa mengikuti jejak mereka. Salah satu caranya dengan memahami resiko trading forex sebelum terjun ke dalamnya.

Umumnya, resiko trading forex bersumber dari empat hal, yaitu volatilitas harga di pasar forex, penggunaan leverage, broker forex, dan kondisi psikologis kita sendiri sebagai trader.

resiko trading forex

Resiko Trading Forex 1: Volatilitas

Keuntungan dalam trading forex bisa diperoleh karena nilai tukar antar mata uang (harga) berubah-ubah terus hampir setiap saat. Besarnya jarak naik-turun harga ini disebut dengan Volatilitas. 

Pasangan mata uang dengan volatilitas rendah akan sulit diperdagangkan. Sebaliknya, semakin besar volatilitas harga suatu pasangan mata uang, maka makin besar pula keuntungan yang bisa didapat trader darinya. Namun, di saat yang sama, resiko trading forex pada mata uang itu juga makin besar, karena kemungkinan loss ikut meningkat.

Variasi volatilitas harga di pasar forex dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Nampak volatilitas harga dalam kurun waktu harian, mingguan, dan bulanan pada setiap pasangan mata uang berbeda-beda.

resiko trading forex

Volatilitas terbesar terdapat pada XAU/USD (Gold vs Dolar AS), sedangkan terendah pada EUR/CHF (Euro vs Franc Swiss). Dari data ini, dapat disimpulkan:
  • Akan sulit untuk mendapatkan keuntungan dari trading harian pada pasangan EUR/CHF, karena volatilitas rendah berarti pergerakannya nyaris stagnan.
  • Potensi keuntungan sekaligus resiko trading forex tertinggi bisa ditemukan pada XAU/USD.
Volatilitas XAU/USD yang amat tinggi tersebut membuatnya disukai oleh banyak trader Indonesia. Namun, trader yang memilih resiko trading forex lebih rendah akan condong pada pasangan mata uang dengan volatilitas sedang, seperti GBP/USD, AUD/USD, dan EUR/USD. Anda pun bebas memilih mata uang yang akan ditradingkan sesuai dengan besarnya resiko yang berani ditanggung.

Resiko Trading Forex 2: Leverage

Trading forex memanfaatkan sistem Margin Trading. Margin Trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja (margin=jaminan). Broker akan menawarkan "leverage" untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar.

Dengan menggunakan sistem ini, trader memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar walau hanya dengan modal kecil. Kok bisa? mari kita lihat contoh berikut ini. Semisal harga pair GBP/USD : 1.6000, modal 100,000 Pound, dengan pergerakan perhari 100-200 pips. Maka contoh perhitungan keuntungan ketika profit adalah (1.6200-1.6000) X 100,000 pound = 2000 pound. Itu jika trading tanpa leverage.

Bagaimana kalau dengan menggunakan sistem margin, atau dengan memakai leverage?

resiko trading forex
Dengan sistem margin, Anda bisa melakukan trading hanya dengan menyediakan sebagian kecil dari modal yang dibutuhkan. Misal broker menerima margin 1% (leverage 1:100), maka pada contoh di atas, Anda akan bisa melakukan trading hanya dengan modal 1% x 100,000 pound = 1000 pound saja, dan dengan potensi keuntungan tetap sama, yaitu sampai dengan 2000 pound.

Bersama potensi keuntungan tersebut, muncul pula potensi rugi karena forex dengan besaran kurang lebih sama. Artinya, dengan modal 100 Pound, bisa ada potensi untung maupun rugi 200 Pound per hari. Jadi, modal Anda bisa lenyap hanya dalam hitungan hari, bahkan jam, atau menit. Dengan kata lain, fasilitas Leverage bisa membantu trader bermodal kecil untuk profit, tetapi juga membuka kemungkinan loss lebih besar daripada modal. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati agar jangan memilih leverage yang terlalu tinggi, guna menjaga risiko trading forex tetap rendah.

Resiko Trading Forex 3: Broker Forex

Hal lain yang memperbesar resiko adalah: kemudahan-kemudahan seorang trader untuk bisa memulai melakukan trading forex dengan cepat dan nyaris instan. Ya, saat ini broker-broker sangat memanjakan trader baru (pemula) dengan kemudahan deposit dana, bahkan plus bonus, modal trading gratis, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, trader perlu memperhatikan bahwa broker forex merupakan perusahaan bisnis yang tentu ingin mendapatkan keuntungan. Mereka tidak akan mengadakan promosi besar-besaran tanpa mengharapkan laba yang lebih besar lagi. Jadi, ketika akan menggunakan bonus dan promosi broker, perhatikan aturan-aturannya.

Dalam kedua contoh di atas, nampak modal gratis yang diberikan broker tidak dapat ditarik sama sekali. Jadi, jika Anda mendaftar dengan harapan mendapatkan uang secara cuma-cuma, maka pasti akan kecewa. Tujuan broker menyediakan bonus-bonus tersebut adalah agar Anda mencoba layanan trading mereka, kemudian melakukan deposit jika sudah cocok.

Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati jika mendapati bonus yang besarnya fantastis, tetapi syarat dan aturan untuk mengklaimnya kurang jelas. Memang ada bonus tulen dalam rangka promosi membesarkan nama broker, tetapi ada pula bonus menyesatkan. Jika besarnya sudah tidak masuk akal, maka perlu hati-hati agar nantinya tidak berbalik menjerat.

Resiko Trading Forex 4: Pribadi Trader

Seorang trader bisa memulai trading hanya dalam hitungan hari bahkan jam kalau mau. Padahal, untuk bisa sukses sebagai trader, kita perlu belajar trading forex terlebih dahulu. Terlalu cepat masuk sama saja dengan bunuh diri; bisa dipastikan dana (modal) akan hangus. Apabila kita hanya memasukkan sedikit dana, lalu merugi, maka itu bisa menjadi bahan pembelajaran efektif. Tetapi bagaimana kalau ternyata dana yang dimasukkan dalam jumlah yang sangat besar? Tentu rasanya sangat menyakitkan. 

Forex adalah model investasi beresiko tinggi. Ketidaktahuan akan membuat resiko trading forex membesar. Sebaliknya, semakin dalam pengetahuan, semakin terlatih psikologis kita menghadapi pasar, maka akan menghasilkan keuntungan yang lebih menjanjikan. 

Oleh karenanya, sabar dan jangan terburu-buru untuk menerjuni dunia trading forex. Jangan tergiur oleh janji-janji profit dan income yang spektakuler. Memang janji keuntungan besar akan menjadi motivasi trading forex yang amat menarik, tetapi apabila tak diimbangi oleh informasi dan latihan yang benar, maka ibarat "orang buta yang semangat berlari menuju jurang". Sebelum menanamkan dana tabungan bertahun-tahun dalam trading forex, simak Tips Menghindari Kekalahan Dalam Forex, lalu berlatihlah di akun demo forex untuk meningkatkan keterampilan Anda terlebih dahulu.


Share:

Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

Di pasar forex, kita membeli atau menjual mata uang, dengan tujuan untuk mendapatkan uang (keuntungan/profit) dari perubahan harga. Dari sudut pandang ini, aktivitas trading forex sebenarnya mirip dengan transaksi pasar keuangan pada umumnya, seperti saham. Jika Anda telah memiliki pengalaman dalam saham, seyogyanya Anda tidak akan menemui kesulitan dalam melakukan trading forex. Namun, Anda juga tetap bisa bertrading forex meski tak ada pengalaman sama sekali dalam investasi lain. 

Namun, ada sejumlah perbedaan mencolok antara transaksi di pasar forex dengan pasar saham atau pasar lainnya. Yang pertama dan terutama adalah, pelaku trading forex bisa mendapatkan keuntungan baik ketika harga naik maupun ketika harga turun. Berbeda dengan saham dimana kita baru bisa untung jika harga naik saja.

Kenapa bisa begitu?

Ini karena dalam forex, jual beli mata uang dilakukan secara berpasang-pasangan. Misalnya bila kita melakukan 'buy' pasangan EUR/USD, berarti kita membeli mata uang Euro dengan menjual Dolar AS di saat bersamaan. Dalam hal ini, kita mengharapkan Euro akan menguat jadi lebih tinggi di masa depan dibanding sekarang. Dan jika harapan itu benar-benar terwujud, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak naik, dan kita bisa mendapatkan uang dari trading forex.

Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

Sebaliknya, apabila kita melakukan 'sell' EUR/USD, artinya kita menjual mata uang Euro dengan membeli Dolar AS di saat bersamaan. Hal itu kita lakukan ketika mengharapkan Dolar AS akan makin menguat dibanding Euro di masa depan. Apabila itu terjadi, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak turun, dan kita tetap bisa mendapatkan uang dari trading forex biarpun nilai tukar Euro menurun.

Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

Sejumlah Konsep Penting Dalam Transaksi Forex

Dari pembahasan di atas, tentu Anda sudah bisa menyimpulkan sejumlah konsep dasar dalam forex. Nah, di bagian ini kita akan memaparkan lebih lanjut.
  • Pasangan Mata Uang
    Penulisan instrumen trading forex selalu ditulis dalam pasangan, seperti EUR/USD, GBP/USD atau USD/JPY. Sebabnya, dalam setiap transaksi valuta asing kita secara bersamaan membeli satu mata uang dan menjual yang lain.
    Dalam satu pasangan, mata uang pertama yang tercantum di sebelah kiri garis miring ("/") dikenal sebagai mata uang dasar (Base Currency). Sedangkan mata uang kedua di sebelah kanan disebut mata uang counter (Counter Currency).

  • Beli/Jual Dalam Trading Forex
    Dalam perdagangan forex, istilah yang paling umum digunakan adalah:
    Beli (Buy atau Long): Jika Anda berpikir nilai mata uang dasar akan naik.
    Jual (Sell atau Short) : Jika Anda berpikir nilai mata uang dasar akan turun.

  • Rate/Nilai Tukar/Harga
    Harga dalam trading forex terbentuk di pasar yang skala-nya internasional. Harga-harga itu akan terlihat pada software trading yang diberikan broker untuk kita gunakan sebagai trader, dalam bentuk grafik. Contohnya seperti di bawah ini:

    Grafik Harga Dalam Trading Forex

    Lihat ke sisi kanan gambar. Nampak angka 1.1593 dalam kotak putih. Itu merupakan harga EUR/USD saat ini. Akan tetapi, jika kita akan melakukan buy atau sell, maka yang akan dipakai bukan harga itu, melainkan harga yang nampak pada kotak merah di pojok kiri atas gambar.

    Kenapa begitu? Karena selisih diantara kedua harga itu akan menjadi keuntungan bagi broker atau lembaga yang menjadi perantara Anda dengan pasar. Hal ini bisa diumpamakan sebagai kurs jual dan kurs beli jika Anda melakukan penukaran valas di Money Changer.

  • Selisih Harga Penawaran Dan Permintaan (Spread)
    Harga Penawaran (Bid) adalah harga di mana Anda sebagai trader akan menjual (sell) mata uang dasar.
    Harga Permintaan(Ask) adalah harga di mana Anda sebagai trader akan membeli (buy) mata uang dasar.
    Harga penawaran adalah selalu lebih rendah dari permintaan, dan selisih tersebut sering disebut dengan nama Spread.

  • Close/Tutup Transaksi
    Setelah Anda membuka posisi di suatu pasangan mata uang, tentu nantinya Anda akan perlu juga menutup posisi untuk merealisasikan keuntungan trading forex. Caranya dengan melakukan Close.
    Jadi:
    Jika semula Anda Buy, untuk menutup berarti CLOSE (Sell).
    Jika semula Anda Sell, untuk menutup berarti CLOSE (Buy).
Selanjutnya, lihat contoh konkrit di bawah tentang bagaimana cara mendapatkan uang dari trading forex.

Contoh Praktek Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

Mari lakukan simulasi dengan pasangan mata uang GBP/USD (Poundsterling dan Dolar AS).

Suatu waktu, GBP/USD menampilkan harga bid 1.2800 dan harga ask 1.2804. Jika saat itu Anda memperkirakan nilai GBP akan menguat/naik, maka Anda mengambil posisi BUY GBP/USD di 1.2804. Setelah beberapa waktu, harganya akan berubah. Bisa bergerak naik, bisa juga bergerak turun.

Keuntungan dan Kerugian dalam Trading Forex

Apabila perkiraan Anda benar, nilai GBP/USD akan bergerak naik. Umpamanya sampai ke angka yang tertulis pada kotak Skenario 1. Nah, itulah kesempatan Anda untuk bisa merealisasikan keuntungan trading forex dengan melakukan CLOSE (Sell) GBP/USD di 1.2820.

Dari 1 transaksi trading forex tadi, keuntungan yang diperoleh adalah: 1.2820 - 1.2804 = 16 Pip (Pip adalah pergerakan harga terkecil tersedia dalam mata uang).

Nah, sekarang pertanyaannya, bagaimana kalau ternyata harga GBP/USD bergerak ke arah berbeda, atau tidak sesuai dengan perkiraan Anda?

Umpamanya GBP/USD ternyata malah turun ke angka seperti tercantum pada kotak Skenario 2. Jika Anda melakukan CLOSE (Sell) pada posisi ini, berarti: 1.2770 - 1.2804 = -34 Pip (Anda rugi 34 Pip).

Syukurnya, dalam trading forex, kapan Anda melakukan CLOSE, ini tergantung analisa dan terserah Anda. Apakah diperkirakan GBP/USD akan terus turun? Jika begitu, maka sebaiknya Close sekarang untuk meminimalkan kerugian. Atau Anda yakin GBP/USD akan kembali naik? Kalau begitu, jangan Close sekarang, tunggu harga naik kembali untuk mendapatkan profit.

Sederhana, bukan!?

Pip yang Anda peroleh disini merupakan keuntungan bagi Anda. Hanya saja, untuk mengalihkan keuntungan dalam bentuk pip menjadi uang, diperlukan perhitungan lagi.

Menghitung Keuntungan Trading Forex

Pip akan menjadi berapa uang (dollar), tergantung pada jumlah lot serta besar kontrak yang Anda gunakan.

Jumlah lot merupakan Volume transaksi yang Anda isikan pada formulir order saat buka posisi trading forex. Sedangkan besar kontrak biasanya terlampir dalam jenis akun yang Anda pilih saat membuka rekening di broker forex.

Umumnya, ada tiga jenis kontrak:
  • Kontrak standar: 100,000 unit (seratus ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seratus ribu USD).
  • Kontrak mini: 10,000 unit (sepuluh ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut sepuluh ribu USD).
  • Kontrak mikro: 1,000 unit (seribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seribu USD).
Ilustrasi perhitungan dari profit di Skenario 1 tadi, dengan asumsi order sebanyak 2 lot dan menggunakan kontrak yang standar, akan menjadi seperti ini:
Keuntungan($) = Pip Profit X Contract Size($) X Lot
Keuntungan($) = 16 pip X 100.000 USD X 2 Lot = 320 USD.
Jadi, coba kita rangkum dalam gambar berikut.

Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

Melihat contoh ilustrasi penghitungan di atas, boleh jadi tersirat dalam benak Anda, "Kalau begitu, modal trading forex itu sampai ribuan dolar? Kontrak paling kecil yang mikro saja seribu dolar, kalau standar malah seratus ribu. Mahal dong."

Tidak. Walaupun tatanan kontrak-nya demikian, tetapi modal untuk trading forex bisa semurah 10 USD saja. Kok bisa begitu?

Ini karena ada broker forex memberikan fasilitas yang dinamakan leverage.

Leverage merupakan skema pinjaman proporsional dengan jaminan, sehingga bisa memperbesar daya beli dana yang dimiliki trader. Contohnya suatu broker menawarkan leverage 1:100, berarti trader dengan modal 10 USD bisa memiliki daya beli sebesar 1000 USD (dari 10x100). Dalam hal ini, 10 USD menjadi dana jaminan (Margin) yang perlu diserahkan trader kepada broker.

Kecil, bukan!? Walaupun nantinya profit juga akan disesuaikan secara proporsional pula dengan leverage yang dipakai trader, tetapi setidaknya jelas bahwa modal yang dibutuhkan trader untuk mulai berupaya mendapatkan uang dari trading forex itu sangat rendah.

Lebih menguntungkan lagi bagi kita sekarang ini, semua platform/software trading dari broker telah melakukan proses perhitungan di atas secara otomatis. Sehingga, kita dengan mudah mengetahui nilai dolar dari keuntungan kita tanpa perlu susah-susah menghitung lagi, cukup berupaya melakukan transaksi yang profit saja.

Bagi Anda yang suka berhitung, bisa melihat penjelasan lebih lengkap di artikel khusus tentang bagaimana menghitung profit pips. Namun, bila sudah cukup puas dengan penjelasan ini dan ingin melihat langsung bagaimana melakukan order buy dan sell, mendaftarlah untuk membuat akun demo. Dengan akun demo di broker forex, Anda bisa melakukan simulasi trading forex menggunakan uang virtual (bukan uang sungguhan) secara gratis. Anda pun bisa langsung menerapkan pengetahuan yang didapat dari berbagai materi belajar trading forex.

Share:

Kelebihan Bisnis Trading Forex

Ada berbagai alasan mengapa banyak orang kini melirik trading forex sebagai sumber penghasilan tambahan maupun pekerjaan utama. Beberapa kelebihan dalam trading forex online dibandingkan dengan trading atau investasi lain adalah:

1. Trading Forex Bisa Dilakukan Dimana Saja.

Transaksi forex masa kini dapat dilakukan secara online, dengan komputer, laptop, tablet, maupun ponsel pintar, hanya dengan klik pada software trading yang sudah disediakan broker. Ditambah kecepatan dan biaya internet yang makin hari makin murah, secara keseluruhan biaya untuk bisa trading forex online sangat kecil dan terjangkau. Inilah kelebihan trading forex nomor satu.

2. Bisa Jual-Beli Kapan Saja.

Menurut data Bank for International Settlements (BIS), sebuah lembaga yang menaungi bank-bank sedunia, pasar forex memiliki likuiditas (ketersediaan dana) sangat tinggi hingga mencapai rata-rata $5.3 triliun per hari. Hal ini menjadikan pasar forex sebagai pasar terbesar di dunia, bahkan bila dibandingkan dengan bursa saham terkenal di Amerika Serikat sekalipun.

Oleh karena besarnya ketersediaan dana di pasar forex, maka kapanpun Anda ingin menjual, akan selalu ada pembeli. Demikian pula sebaliknya, kapan saja Anda ingin membeli, akan selalu ada penjual. Tak ada sistem antrian seperti dalam perdagangan saham yang tak jarang mengharuskan penjual/pembeli menunggu beberapa jam hingga berhari-hari agar ada yang menyepakati harga terlebih dahulu.

3. Trading Forex Menyajikan Peluang Keuntungan Dua Arah.

Trading forex dilakukan dalam pasangan mata uang. Misalnya dalam pasangan EUR/USD: transaksi "buy" berarti membeli Euro sambil menjual Dolar AS, sedangkan transaksi "sell" berarti menjual Euro sambil membeli Dolar AS. Saat memperkirakan Euro akan melemah dan USD menguat, maka trader akan membuka posisi trading "sell". Sebaliknya, ketika memperkirakan Euro akan menguat dengan USD melemah, maka trader akan membuka posisi trading "buy". Dengan demikian, pelaku trading forex bisa mendapatkan keuntungan, baik saat suatu mata uang melemah maupun menguat.

Selain itu, kelebihan trading forex lainnya adalah bisa dilakukan pada berbagai macam mata uang di seluruh dunia, sehingga kita takkan kehabisan peluang profit. Walaupun, pada umumnya trader memperdagangkan tujuh pasangan mata uang utama saja: EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, NZD/USD, USD/CHF, AUD/USD, dan USD/CAD.

4. Pasar Forex Buka 24 Jam Non Stop, 5 Hari Seminggu.

Pasar keuangan lainnya seperti saham biasanya hanya buka sesuai jam kerja biasa antara hari Senin hingga Jumat. Namun, pasar forex buka 24 jam sehari, hanya hari Sabtu dan Minggu market tutup.

Artinya, sebagai trader forex, Anda akan bisa mengatur jam trading sendiri. Jika Anda lebih suka bekerja di pagi hari karena memiliki pekerjaan utama lain; tidak menjadi soal, Anda bisa trading forex pada malam harinya. Atau sebaliknya. Anda dapat trading forex pada siang hari ketika Anda telah memiliki kesibukan pekerjaan di malam hari. Atau jika Anda ingin mengkhususkan hanya trading di waktu-waktu paling menguntungkan saja, maka bisa menengok waktu dan jam trading forex terbaik.

5. Trading Forex Bisa Dengan Modal Seadanya Dan Biaya Rendah.

Dalam trading forex, ada sistem margin dan leverage. Sistem margin dan leverage itu memungkinkan broker forex untuk "meminjamkan dana" secara proporsional dengan jaminan dana yang diberikan oleh trader. Contohnya dengan leverage 1:200, maka trader cukup memberikan deposit untuk margin sebesar $100 saja agar bisa bertrading dengan kekuatan dana $20,000 (dari 100 dikalikan 200). Margin dan leverage ini membuat trading forex tak membutuhkan modal besar.

Dulu kita mengenal bahwa untuk bisa trading forex diperlukan dana modal minimal puluhan ribu dollar. Tetapi sekarang tidak lagi. Dengan modal $10 pun, kita sudah bisa trading forex. Bahkan ada broker yang memberikan modal cuma-cuma untuk trading. Seperti broker FBS, broker Agea, dan broker FXOpen. Memang jumlahnya tidak banyak, rata-rata $5-10, tapi lumayan bukan, untuk coba-coba!? 

Selain itu, persaingan bisnis antar broker pun membuat biaya komisi trading yang harus dibayarkan trader menjadi semakin rendah dan kompetitif. Kemajuan teknologi memberikan kita kebebasan untuk memilih broker forex dengan biaya trading terendah dan fasilitas software trading tercanggih sebagai penghubung kita dengan pasar forex.

6. Belajar Dan Latihan Trading Forex Tersedia Gratis.

Ada lagi fasilitas dari broker berupa akun trading demo. Dengan sistem ini, kita dapat belajar dan berlatih persis seperti trading forex sesungguhnya, namun terlepas dari risiko rugi. Kok bisa? ya, karena dana yang digunakan adalah virtual atau mainan saja, dan fasilitas ini pun diberikan secara cuma-cuma oleh broker forex. Jadi, kalau kalah tak perlu mengganti uang, walau kalau menang pun tak bisa diuangkan. Akun demo ini ditujukan untuk para pemula yang ingin berlatih dan belajar dulu sebelum terjun secara ke dunia trading forex.


Share:

Tips Trading Jangka Pendek Dari Barbara Rockefeller

Apa yang ada dibenak Anda kala mendengar nama "trading jangka pendek?" Bahwa itu jalan cepat meraih profit? Gaya trading para pemula? Cara trading beresiko tinggi? Jika ya, maka Anda tidak sepenuhnya salah. Sudah banyak artikel mengulas segala sisi metode trading itu, mulai dari kelebihannya, salah satu teknik paling populernya (scalping), hingga bahaya dan resikonya. Dari hampir semua wacana mengenai trading jangka pendek, seringkali diungkap kekurangan metode ini sebagai cara trading beresiko tinggi, menguras waktu, dan rawan unsur coba-coba.

Namun pernahkah Anda mempertimbangkan penggunaan strategi trading jangka pendek dari kacamata kebutuhan? Inilah topik yang dibawakan Barbara Rockefeller, seorang trader forex wanita sukses, dalam kolomnya di buku High Profits in High Heels. Menurutnya, seorang trader retail tak perlu menampik kenyataan jika memang modalnya belum cukup memenuhi kondisi trading jangka panjang. Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah "dosa", terutama jika memang gaya seperti itulah yang cocok dengan kondisi Anda. Ia membeberkan 5 poin penting dalam berkarir sebagai trader jangka pendek. Tapi sebelum mengungkap kiat-kiatnya, mari kita mengenal lebih dekat dulu sosok Barbara Rockefeller.

barbara rockefeller

Barbara Si Realistis

Berpengalaman lebih dari 20 tahun di dunia finansial, Barbara Rockefeller memulai karirnya di bank. Lulusan Columbia University ini pernah bekerja di Citibank sebagai senior risk manager di divisi internasional. Ia kini aktif sebagai penulis, trader forex, dan penerbit newsletter harian. Salah satu newsletter-nya, Daily Currency Briefing, berisi sinopsis event penting dan prediksi forex yang dikonsumsi bank-bank sentral, fund manager, dan perusahaan multinasional. Karya populernya adalah buku Technical Analysis for Dummies (2004), salah satu panduan wajib untuk teknikalis pemula dan kini sudah terbit hingga beberapa edisi.

Trader wanita satu ini sangat realistis dalam memaparkan tips-tipsnya di High Profit in High Heels, buku kompilasi yang sebelumnya telah memuat kiat Toni Turner dan Kathy Lien. Mengapa? Sebagai trader individu, ia paham betul posisinya di pasar. "Apa yang saya ajarkan dan saya praktekkan untuk trading saya sendiri sangat berbeda. Sebut saja saya curang atau munafik, tapi sementara klien-klien besar saya punya banyak dana untuk menahan posisi hingga berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, uang saya tak cukup untuk mengikuti cara trading serupa." begitulah pendapatnya.

Tak dapat dipungkiri, Barbara Rockefeller adalah trader dengan banyak pengalaman dan keahlian. Tapi nyatanya, ia tak memilih sistem trading Big Picture yang lebih mengedepankan analisa jangka panjang. Menurutnya, "mengambil posisi jangka panjang dengan ukuran besar yang (barangkali) bisa mengubah arah market seperti Warren Buffet dan Soros memang menggoda. Mungkin juga tak ada trader yang tak pernah menginginkan harga bergerak sesuai prediksi. Tapi ingatlah pedoman trader sukses ini; jangan pedulikan kemana harga akan bergerak, observasi saja dimana ia sekarang bergerak dan ikuti dinamikanya."


Manajemen Time Frame

Dari sekian banyak tips trading jangka pendek di pasaran, Barbara memilih time frame (tf) sebagai komponen terpenting. Percaya atau tidak, ia baru merasakan sukses setelah memperkecil time frame-nya ke hitungan jam (H1, H4, dst.). Ya, untuk short-term trader, fokus pada tf rendah memang sangatlah penting. Sayangnya, mereka yang sudah sadar hal inipun kadang masih tertarik pada analisa jangka panjang. Tak jarang, mereka berusaha memasukkan paksa cara trading seperti itu ke dalam time frame kecil mereka. "Saya sudah berulang kali backtest berbagai macam trading rule, dan percayalah, 50% di antaranya tak bisa diterapkan di berbagai time frame," ungkapnya. Jadi, jika sudah memilih time frame rendah, usahakan untuk melengkapinya dengan strategi jangka pendek yang kompatibel.

Seberapa kecil tf yang bisa digunakan? Dalam hal ini, Barbara Rockefeller memperingatkan bahaya time frame super kecil untuk indikator teknikal. Ia rupanya sepakat dengan pendapat umum mengenai resiko noise pada time frame yang terlalu rendah. Barbara mengungkapkan bahwa menerapkan MA di time frame 1 menit adalah tindakan bodoh, begitu juga dengan penggunaan rule lain di time frame sejenis. Bahkan indikator yang dianggap terbaik pun tak akan ampuh di time frame super kecil. Untuk itu, ketahuilah batasan time frame dengan sebaik-baiknya. Pilih time frame di bawah D1, tapi jangan menjangkau solusi ekstrim seperti trading di time frame M1.


Andalkan Bar dan Candlestick

Satu lagi terobosan yang membuat karir tradingnya kian mantap adalah analisa bar. Bentuk sederhana dari candlestick ini telah menjadi andalan Barbara Rockefeller semenjak ia berhasil membukukan keuntungan lebih banyak selepas menulis bab mengenai bar di buku Technical Analysis for Dummies. Bagaimana dengan candlestick? Setelah menyelesaikan bagian itu, Barbara pun mengumpulkan lebih banyak keuntungan lagi!

Mungkin inilah yang disebut belajar sambil menulis. Melalui proses pembuatan bukunya, Barbara Rockefeller kembali menelaah fungsi bar serta aplikasinya dalam trading. Ia pun menemukan bahwa indikator harga ini punya 2 manfaat utama: Penyederhanaan dan basis indikator teknikal. Kegunaan pertama sangat bermanfaat saat mengalami kebuntuan analisa karena terlalu banyak indikator. Bagi short-term trader, pentingnya kesederhanaan teknik tak bisa dikesampingkan begitu saja.
"Apa urusan kita (trader jangka pendek) kalau harga bergerak melawan arah fundamental dan tren utama? Kita bukan trader fundamental dan tren besar bukanlah prioritas utama kita. Kita tidak cukup kaya untuk berbasis pada tren primer. Saat melihat reversal bearish dari serangkaian lower low dan lower high, atau pola bearish harami misalnya, kita tak harus peduli apa itu cuma koreksi atau perubahan trend utama. Sebagai trader jangka pendek, posisi kita tak bakal bertahan cukup lama untuk bisa merasakan dampak perubahan trend utama." demikian katanya.

grafik forex bar
Anatomi bar, jenis grafik harga andalan Barbara Rockefeller.

Bagaimana dengan manfaat kedua? Barbara Rockefeller berani mengatakan bar sebagai basis indikator teknikal karena menurutnya, bar harga jarang "berbohong". Dibanding indikator lain yang sinyalnya terlambat, dengan bar kita bisa mengenali market bullish ketika open bar saat ini berada dekat low bar sebelumnya, lalu kemudian ditutup dekat level high bar yang mendahuluinya. Disamping itu, Barbara Rockefeller juga berbagi hasil pengamatan selama ia bertrading di pasar forex.

"Seringkali, harga penutupan hari ini sama dengan close atau open di hari sebelumnya. Mengingat banyaknya pemain pasar yang terlibat dan aktif dari berbagai zona waktu dunia, ini bukanlah suatu kebetulan. Para trader sebenarnya mempermainkan pemain kecil, termasuk saya. Mereka boleh jadi menampilkan sentimen bullish atau bearish dengan jelas, tapi ketika harga bergerak mendatar atau close dekat level-level historis, maka kondisi menjadi sangat tidak pasti. Bayangkan seperti ini: Ada badai yang akan datang menghujani semua pihak, pemain besar atau kecil. Tapi bedanya, big players punya payung sementara trader recehan tidak. Karenanya, solusi terbaik adalah menjauh dari pasar hingga muncul informasi lebih jelas yang bisa dinterpretasikan," katanya.
pola candle engulfing
Selain bar, trader penulis buku The Global Trader (2001) ini juga menjagokan candlestick. Lebih deskriptif namun tak begitu prediktif, candlestick menurut Barbara tetaplah bermanfaat bagi short-term trader yang ingin mendapat kesederhanaan analisa pola grafik. Ia khususnya menunjuk pola engulfing sebagai sinyal paling bisa diandalkan, karena disamping bisa menunjukkan arah harga, trader juga dapat memperoleh petunjuk stop. Selain engulfing, Barbara Rockefeller juga mencermati pola harami, hanging man, serta gravestone doji sebagai bentuk-bentuk candle pilihan. Sebaliknya, ia memberikan label "tak bisa dipercaya" pada pola-pola tiga candle.


Konfirmasi Dengan Indikator

Bagi Barbara Rockefeller, fungsi indikator teknikal sebenarnya adalah sebagai konfirmator dari sinyal bar atau candle. Selain panduan dari objek-objek analisa sederhana seperti garis diagonal dan horizontal sebagai support resistance buatan sendiri, Barbara Rockefeller juga merekomendasikan indikator umum seperti SMA periode 10 atau 20. Selain itu, ia menambahkan bahwa indikator-indikator channel juga mempunyai peranan penting. "Saya suka Bollinger band, average true range (ATR) band, juga standard error channel. Ketika mereka semua tampil bersamaan di chart dan saling mengkonfirmasi, kita akan dapat melihat pola top dan bottom harga yang cukup valid. Tapi ingat, menentukan target tepat di posisi top dan bottom tersebut namanya serakah. Wajarnya, ambil target profit dan stop loss di dalam range channel," sarannya.

Lebih lanjut lagi, Barbara Rockefeller juga mencermati pentingnya update berita bagi trader jangka pendek. Meski semua pendekatan di atas lebih condong ke teknikal, tapi ia tak bisa memungkiri bahwa trader setidaknya perlu tahu rilis data fundamental agar tak buta arah. Bagaimanapun juga, analisa bar, candle, serta konfirmasi dengan indikator apapun nyatanya bisa tak mempan di kala ada rilis berita penting atau tak terduga.


Manfaatkan Pergantian Sesi Trading

Waktu trading forex yang bervariasi serta dibagi menjadi sesi-sesi tertentu ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu strategi trading jangka pendek. Prinsip mudahnya, jika reli pasar London berlanjut ke sesi New York, maka ikutlah kerumunan tersebut, tapi hanya jika trader Amerika mendorong terciptanya pola-pola higher high di awal sesi. Setelah itu, Anda punya waktu setidaknya 3 jam untuk mencari peluang profit. Karena setelahnya, likuiditas akan mulai mereda dan pasar New York bergerak lambat hingga menjelang dibukanya sesi Asia.

sesi pasar forex

Lalu bagaimana jika ternyata trader Amerika menolak bergabung dan justru melanjutkan pasar London dengan lower low? Jangan khawatir, masih ada kesempatan di sini. Kondisi seperti itu dinamakan kesempatan jual pada koreksi kecil. Untuk itu, sesuaikan target profit di level dekat jika Anda ingin tetap memperoleh keuntungan. Inilah poin positif jadi short-term trader yang tak terpaku pada pergerakan besar. Setiap perubahan kecil bisa jadi peluang. (Artikel ini ditulis oleh Galuh untuk seputarforex.com)

Aturan Main Strategi Breakout

Tak lupa, Barbara Rockefeller menunjukkan tips trading breakout untuk trader-trader seperti dirinya yang lebih suka bermain dalam jangka pendek. "Jika ada breakout harga dari level-level penting, seperti harga tertinggi harian atau mingguan, dan bar ditutup pada high, maka gunakan aturan buy high and sell higher." Sedangkan secara teknikal, trader yang memulai karirnya sejak tahun 1990 ini lagi-lagi menekankan pentingnya bar dalam mengantisipasi breakout. Seperti halnya candle, "bar kecil dengan sumbu-sumbu high low kecil mencerminkan ketidakpastian pasar, sedangkan bar berukuran besar berarti para trader sedang sangat percaya diri. Jika Anda menjumpai beberapa bar besar yang tiba-tiba diikuti dengan rangkaian bar mungil, maka berhati-hatilah! Penurunan volatilitas seperti itu biasanya pertanda breakout. Jika diperhatikan, ini hampir mirip dengan sinyal Bollinger Bands (indikator pengukur volatilitas) di time frame besar," begitulah ungkapnya.

Pesan Penutup

Barbara Rockefeller memang seorang trader yang cenderung berpandangan teknikal. Walaupun begitu, ia tak lupa menekankan bahwa tujuan utama seorang trader adalah untuk mendapatkan profit, bukan membuktikan sesuatu. "Sebuah sistem teknikal harus digunakan di semua kesempatan untuk membuktikan hasil backtest-nya. Tapi tujuan saya bukanlah mencari tahu apakah backtest saya valid, atau sistem sudah berhasil. Target saya adalah mendapat USD5,000 untuk memasang jendela baru di rumah. Kalau sudah ditargetkan seperti itu, maka manajemen resiko bukan lagi perkara rumit." Pesannya, jangan terburu obsesi mencari semua peluang yang ada hingga tak tahu tempat dan waktu. Tetaplah realistis dalam menggunakan analisa teknikal. Jika pasar dalam keadaan tak tentu, maka menjauhlah dan jangan paksa untuk bertrading.

Kini setelah Anda mengetahui tips-tips apa saja yang perlu diperhatikan dalam trading jangka pendek, sudah saatnya untuk mengaplikasikan pengetahuan di atas pada trading Anda. Namun jika masih belum memiliki strategi trading jangka pendek yang tepat, metode trading 10 pip per hari dari Hoosain Harneker berikut ini mungkin bisa menyediakan jalan keluar terbaik.
Share:

Bunga Bank Sentral